Takhta Kerajaan-Kerajaan Jawa

Takhta Kerajaan-Kerajaan Jawa - Terpopuler

Varian 1 Judul
Harga Mulai
50 Ribuan
66
Views

Jadwalkan Untuk Test Drive

Hubungi Agen untuk menjadwalkan Test Drive produk Takhta Kerajaan-Kerajaan Jawa
Buat jadwal
Takhta Kerajaan-Kerajaan Jawa
50.575
Takhta Kerajaan-Kerajaan JawaTerpopuler
Soft Cover
50 Ribuan

Sinopsis

Dwi Lestari Selama rentang waktu yang panjang itu, pergantian raja bukanlah hal yang asing. Takhta berpindah tangan melalui dua jalan utama: pewarisan yang sah dan kudeta yang penuh risiko. Kedua cara ini, meski bertolak belakang secara moral, dianggap sah dalam konteks perebutan kekuasaan. Dalam dunia politik kerajaan, legitimasi sering kali ditentukan bukan oleh etika, melainkan oleh keberhasilan merebut dan mempertahankan kursi kekuasaan. Sejak abad ke-7 Masehi, tanah Jawa telah menunjukkan tanda-tanda awal kehidupan bernegara. Wilayah tengah pulau ini menjadi pusat kekuasaan selama hampir dua abad, menandai fase penting dalam pembentukan struktur pemerintahan lokal. Namun, seiring berjalannya waktu dan dinamika kekuasaan, pusat pemerintahan bergeser ke timur pada sekitar abad ke-9. Di sana, di dataran subur dan strategis Jawa Timur, tradisi kenegaraan bertahan selama lima abad yang penuh intrik dan transformasi. Persaingan untuk menjadi raja kerap mengaburkan batas antara keluarga dan musuh. Dalam pusaran ambisi, darah dan ikatan bisa menjadi tidak berarti. Siapa pun yang turut serta dalam perebutan takhta dianggap sebagai ancaman, kecuali mereka yang mendukung secara aktif—mereka itulah yang disebut sekutu. Dalam logika kekuasaan, loyalitas bukan soal hubungan, melainkan posisi dalam konflik. Menjadi raja bukan sekadar memimpin; itu adalah puncak prestise sosial. Raja dipuja, dihormati, dan sering kali dianggap sebagai wakil Tuhan di bumi. Ia menjadi pusat segala keputusan, pemegang otoritas tertinggi dalam urusan politik, spiritual, dan budaya. Takhta bukan hanya simbol kekuasaan, tetapi juga lambang keagungan yang tak tertandingi. Buku ini hadir sebagai rekaman kecil tentang keruntuhan dinasti-dinasti besar di Jawa—dari Medang yang misterius hingga Mataram Islam yang terpecah menjadi dua kekuatan budaya: Surakarta dan Yogyakarta. Di balik kemegahan istana, tersimpan kisah-kisah perebutan kekuasaan yang brutal, pernikahan politis, dan ambisi yang tak mengenal batas. Perilaku para raja, yang kadang tampak kejam dan penuh intrik, menjadi cermin dari zaman yang mereka hidupi.

Takhta Kerajaan-Kerajaan Jawa

HOME MENU Cari produk...
Admin LSSK Murtasiya
Admin LSSK Murtasiya
Saya siap membantu untuk menerbitkan dan pembelian buku yang tepat sesuai budget dan kebutuhan anda
Buku Filsafat Politik
Soft Cover
IDR 50.000
Buku Mulla Sadra
Soft Cover
IDR 58.000
Filsafat Timur Bukan Untuk Pemalas
Soft Cover
IDR 97.000
Lonely Star
Soft Cover
IDR 66.000
Teori Sosiologi Klasik
Soft Cover
IDR 86.000
Jihad: Sejarah Pergulatan Perang Suci Islam dan Barat
Soft Cover
IDR 50.000
Harga Sebuah Percaya
Soft Cover
IDR 86.000
Kisah Sosiologi
Soft Cover
IDR 93.000
Sejarah Kelas Menengah
Soft Cover
IDR 51.500
Hermeneutika dan Ilmu-ilmu Humaniora
Soft Cover
IDR 102.000
Bangsa-Bangsa Kulit Berwarna Sejarah Masyarakat Dunia Ketiga
Soft Cover
IDR 169.000
Jangan Pernah Berhenti Belajar Rahasia Besar Kejayaan Umat
Soft Cover
IDR 50.000
Takhta Kerajaan-Kerajaan Jawa
Soft Cover
IDR 50.575
The Financier: Tentang Kekayaan, Kekuasaan, dan Ambisi Manusia
Soft Cover
IDR 93.500
Pribumi, Minoritas Tionghoa, Dan China
Soft Cover
IDR 127.500
Identitas Politik Umat Islam
Soft Cover
IDR 76.500
Teori Sosiologi Antropologi
Soft Cover
IDR 71.500
BAYANG-BAYANG TOLERANSI: Entitas Lokal Dalam Wujud Beragama
Soft Cover
IDR Open P.O.