Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)
Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)Selamat Datang di Penerbit LSSK Murtasiya
(Lingkar Studi Sejarah dan Kebudayaan Murtasiya)
Jember, 20 September 2025 – Kabupaten Jember kembali bersiap menghadirkan sebuah ruang pembelajaran budaya yang unik dan mendalam melalui program “Kelas Aksara Kawi Mangadhyayaksara”. Program ini di inisiasi oleh Gazza Triatama Ramdhani, anggota Yayasan Studi Sejarah Kulit Pohon sekaligus mahasiswa aktif Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Kegiatan ini akan di laksanakan pada 20–21 September 2025 di Balai Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember dengan dukungan dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur. Menghadirkan sejumlah pihak yang peduli pada warisan budaya, kegiatan ini di harapkan menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali perhatian masyarakat terhadap aksara kuno Nusantara, khususnya Aksara Kawi.
Di buka dengan Seminar Aksara Kawi
Sebagai pembuka rangkaian kegiatan, seminar tentang Aksara Kawi akan menjadi titik awal. Seminar ini menghadirkan dua pembicara utama:
Drs. Ismail Lutfi, M.A, dosen Universitas Negeri Malang sekaligus pakar epigrafi yang di kenal luas dalam kajian prasasti dan aksara kuno.
Gazza Triatama Ramdhani, penggagas program Mangadhyayaksara dan Sejarawan muda yang selama ini menaruh perhatian pada sejarah serta budaya lokal Jember.
Seminar tersebut akan dipandu oleh M. Fadlal Khayri, mahasiswa aktif Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam UIN KHAS Jember, yang di percaya sebagai moderator. Dengan kombinasi akademisi senior dan generasi muda, forum ini di harapkan mampu membuka wawasan sekaligus menumbuhkan rasa keterlibatan audiens.
Ruang Belajar Bersama
Kelas Aksara Kawi Mangadhyayaksara tidak hanya berhenti pada wacana akademis. Peserta akan di ajak memahami kembali bagaimana aksara kuno di gunakan sebagai sarana komunikasi dan penyimpan pengetahuan di masa lalu. Lebih dari sekadar memperkenalkan kembali huruf-huruf Kawi, kegiatan ini memberi pengalaman langsung untuk melihat bahwa aksara merupakan bagian penting dari identitas budaya Jember dan Nusantara.
Peserta dari Berbagai Kalangan
Kegiatan ini terbuka bagi mahasiswa sejarah dari berbagai perguruan tinggi di Jember, seperti UIN Kiai Haji Achmad Siddiq, Universitas Jember, Universitas PGRI Argopuro, dan Universitas Muhammadiyah Jember. Selain itu, komunitas sejarah, pegiat kebudayaan, serta masyarakat umum yang memiliki minat pada warisan aksara kuno juga di undang untuk turut hadir.
Merawat Identitas Lewat Aksara
Gazza Triatama Ramdhani menekankan bahwa kegiatan ini lahir dari kegelisahan akan semakin minimnya minat generasi muda terhadap aksara Kawi. Padahal, banyak prasasti dan naskah kuno di Jember yang di tulis dengan aksara ini, termasuk Prasasti Congapan yang menjadi salah satu inspirasi utama program Mangadhyayaksara.
“Dengan belajar Aksara Kawi, kita sebenarnya sedang membaca ulang identitas bangsa. Aksara bukan sekadar lambang bunyi, melainkan rekam jejak peradaban yang perlu dijaga,” ungkap Gazza.
Harapan Kegiatan
Melalui Kelas Aksara Kawi Mangadhyayaksara, penyelenggara berharap peserta tidak hanya mengetahui, tetapi juga tergerak untuk ikut menjaga dan melestarikan pengetahuan tersebut. Kehadiran akademisi, komunitas, dan mahasiswa di harapkan dapat membangun ekosistem kolaboratif dalam upaya pelestarian budaya di Kabupaten Jember